Dokter Bagikan Tips Menjaga Kebugaran Selama Pandemi Covid

Written by Fuego on March 8, 2021 in LIP 4 with no comments.

Berbagai jenis olahraga ringan di rumah dapat anda lakukan agar bisa menjaga tubuh tetap bugar meskipun di masa pandemi seperti sekarang. Keadaan pandemi yang memaksa orang harus melakukan do business from home dan wajib melakukan social distancing, sehingga banyak health club atau klub kebugaran lain juga tutup. Menjaga kebersihan sangat diperlukan untuk mencegah penularan virus corona, baik itu kebersihan lingkungan dan kebersihan diri. Saat berbuka puasa, banyak orang lebih memilih minum-minuman manis dan melupakan air putih. Padahal, air putih justru lebih dibutuhkan tubuh untuk menjaga sistem imun tubuh.

Menghargai dunia fisik dan alam; menghormati sumber daya; memanfaatkan produk dan layanan yang ramah lingkungan. Misalnya dengan melakukan kegiatan di luar ruang, melakukan meditasi di taman, dll. Lansia perlu tetap bugar dan sehat selama Ramadhan agar imunitas tetap terjaga dan bisa menjalankan ibadah dengan khusuk. Tekanan darah tinggi, seseorang yang malas bergerak akan lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan penyakit jantung, stroke, hingga kerusakan pada ginjal.

Meski demikian, hingga saat ini masih banyak orang yang merasa ragu dan takut untuk melakukan vaksinasi. Kami memberi edukasi tentang gaya hidup sehat, sesuai motto “Inspirasi Sehat Keluarga”. Bagi Sobat yang malas bergerak, selain menjadikan tubuh gemuk tetapi juga memberikan dampak kesehatan lainnya. Sejumlah penelitian mengungkapkan, malas bergerak bisa menimbulkan berbagai risiko penyakit, mulai dari jantung hingga otak. Malas bergerak juga memengaruhi kekuatan tulang, seperti meningkatkan risiko osteoporosis. Kebanyakan orang mungkin berpikir, lebih banyak di rumah berat badan akan naik drastis karena pengeluaran lebih banyak untuk membeli makanan dan ditambah keterbatasan bergerak.

Untuk itu, pada siapapun agar tetap melakukan olahraga atau aktivitas fisik meskipun dilakukan di ruang yang terbatas. Memiliki tidur berkualitas selama 7-8 jam dalam sehari dapat membantu menjaga kesehatan. Protokol kesehatan 5M yaitu memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin, menjaga jarak minimal 1 meter, membatasi mobilitas dan menjauhi kerumunan. Liputan6.com, Jakarta Pandemi COVID-19 belum berakhir, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan laju penularan virus ini. Di tengah situasi pandemi virus corona, masyarakat diimbau untuk banyak berdiam diri di rumah dan agar menghindari kerumunan orang banyak di satu tempat.

Semua jenis hidangan ini hampir tersedia di seluruh rumah sanak keluarga, kerabat, dan tetangga yang merayakan Hari Raya Idulfitri. Akhirnya orang-orang yang memilki dan membawa luka masa kecil ini hingga dewasa, hidup dalam kondisi yang tidak selesai terutama secara emosial. Efeknya tentu saja berpengaruh Togel Deposit Pulsa pada cara mereka dalam mengambil keputusan, mengatasi masalah, memperlakukan orang lain, dan proses pendewasaan dalam diri. Mereka ingin mencintai dan dicintai, namun proses ini tidak dapat berjalan alami dan juga dalam cara yang positif dari pengalaman masa kecil pahit yang terbawa dalam kehidupan dewasa.

Cara untuk selalu bugar dalam situasi pandemi

Kemudian, kita sebaiknya menyusun skala prioritas dan jadwal aktivitas selama Ramadhan. Ini bisa dilakukan dengan membagi waktu beristirahat, beribadah, juga waktu untuk bekerja dari rumah. Usahakan untuk mengikuti jadwal yang ada sebaik mungkin, agar Anda tetap bisa produktif sekaligus banyak mendapatkan porsi untuk beribadah. Dengan mengikuti jadwal dan menyusun prioritas, Anda juga bisa memberikan jeda bagi tubuh untuk beristirahat, agar tidak kelelahan karena serangkaian aktivitas yang dilakukan sambil berpuasa.

Ia hanya mengatakan untuk melakukan olahraga yang menggunakan otot besar. RA. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D dan Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., dalam acara UGM Update bertema suggestions dan trik selama masa pandemi agar tetap sehat, Selasa (21/7). Kedua narasumber merupakan dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM. Aktifitas fisik yang dilkaukan bisa merangsang bahan kimia otak yang dapat membuat lebih bahagia dan lebih santai. Mengonsumi banyak air putih juga sangat disarankan, agar keinginan kita untuk mengonsumi minuman manis menjadi berkurang.

Sugeng menambahkan, tak hanya program vaksin free of charge, sebelumnya Brantas Abipraya juga telah melakukan upaya lain yang dilakukan untuk menjaga kesehatan dan terhindar dari COVID-19. Dia menyatakan satu-satunya kontak dengan orang lain ialah ketika menerima makanan dari staf restoran. Ustadz Zacky mengatakan, mungkin saja Allah menurunkan virus corona untuk mengingatkan umat Islam karena terlalu sibuk dengan urusan dunia. Sehingga kedekatan dengan keluarga di bulan Ramadhan sering terabaikan.

“Jangan lupa tetap bahagia dan bersemangat karena hal ini merupakan modal penting untuk mendukung kesehatan tubuh dan mental, agar kita dapat menekan risiko serangan penyakit,” katanya. Walaupun berada di dalam rumah untuk waktu yang cukup lama, Anda tetap harus memprioritaskan kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Pastikan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik secara berkala, seperti sebelum dan setelah makan, setelah dari rest room, setelah beraktivitas, dan jika tangan kotor. Jika Anda batuk atau bersin, tutupi hidup dan mulut Anda dengan tisu.

Bahkan, manfaat minum jahe secara rutin juga bisa membantu mengatasi pilek dan flu. Karena saat di rumah Sobat bisa makan kapan saja, jadi mulailah mengatur pola dan jam makan. Untuk makanan, sebaiknya menghindari makanan junk food atau membeli on-line. Hal ini untuk tetap menjaga bodily distancing dan juga untuk tetap menjaga kesehatan makanan. Di saat kondisi seperti ini, alangkah baiknya Sobat memasak sendiri karena selain menghemat Sobat juga bisa melatih kreativitas mengolah makanan. Hal ini juga bisa menjadi penghilang penat di saat aktivitas di rumah mulai membosankan.

Comments are closed.